Apa yang kamu lakukan setelah lulus kuliah ? (2)

 

Kehidupan pasca kampus jadi awal baru yang menarik yak. Tiap orang punya ceritanya masing-masing. Beberapa diantara mereka langsung gercep siap-siap lajut S2, ada yang nyiapin diri buat daftar beasiswa, sebagian lagi sibuk apply ke perusahaan ini itu, beberapa terus berkarya. Diluar golongan tersebut, banyak juga yang udah lulus terus bingung mau ngapain. Nungguin panggilan dari perusahaan yang datengnya entah kapan, terus bengong. Tentu pingin dong waktunya tetap bermanfaat dan gak terbuang percuma. Ini ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan, supaya kamu tetap produktif dan bermanfaat.

  1. Bersyukur

grateful

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah bersyukur. Pertama, bersyukur karena telah menyelesaikan studi. Hal ini berarti, kita membuka pintu menuju kehidupan yang sebenarnya # ihiiiiiy, kehidupan bermasyarakat, karena kamu bukan lagi mahasiswa, kamu sekarang masyarakat.  Kedua, bersyukur atas waktu luang yang sudah Allah kasih. Setelah,lulus kamu tidak lagi disibukkan dengan tugas menumpuk, praktikum seharian, skripsi , jadi syukuri dan bijaksanalah dalam menikmatinya.

  1. Perbanyak ketemu teman lama

images

Kesibukan kuliah, organisasi sampai skripsi bikin kamu sibuk dan gak punya waktu buat meet up sama teman-teman. Nah, momen setelah lulus ini bisa kamu manfaatkan untuk bersilaturahmi dengan teman lama. Siapa tau kalian bisa tuker informasi seputar kerjaan atau punya ide bikin project bareng. Lebih bermanfaat daripada nggosipin orang kan ,sist? 😉

  1. Mulai dari hal yang paling kamu sukai

download

Kamu suka nulis, bisa lanjutin project nulis yang selama kuliah tertunda. Suka nyanyi? Bisa bikin cover lagu di youtube. Banyak buku yang belum selesai kamu baca? Ini waktu yang tepat untuk menyerap ilmu-ilmu baru. Suka ngegambar? Mungkin kamu bisa mulai bikin project art kamu, melatih kreativitas. Suka masak? Bisa belajar resep baru biar kamu makin istriable #hihihi atau suka bikin craft? Bisa bikin tutorial DIY yang gemash-gemash deh 🙂

  1. Coba cari penghasilan sendiri

ec_home

Setelah selesai kuliah kamu sudah gak punya kegiatan tetap seperti biasa. Kamu yang sudah menginjak umur 20-an gak mungkin dong terus bergantung secara finansial sama orangtua. Sudah saatnya kamu memenuhi kebutuhanmu sendiri. Coba untuk cari penghasilan sendiri. Sambil nunggu panggilan pekerjaan atau pengumuman beasiswa mungkin kamu bisa coba bisnis dari apa yang kamu suka, mulai dari makanan atau  kerajinan. Buat kamu yang suka mengajar, mungkin bica coba jadi freelance guru privat, atau ikut proyekan dosen buat nambah pengalaman kerja kamu, sekaligus jadi tahap awal mandiri secara finansial.

  1. Lakukan perjalanan

Image-1

Setelah lulus, jangan kebanyakan diem di rumah. Sapa dunia, dengan pikiran yang segar. Banyak ide-ide yang bisa kalian dapatkan dari lingkungan sekitar. Lebih jauh lagi, kamu bisa melakukan perjalanan baik di dalam maupun di luar kota. Mungkin mengunjungi keluarga atau kerabat, atau pergi ke destinasi wisata yang sudah sejak lama jadi incaranmu.

  1. Workout challenge

7-Day-Morning-Workout-Challenge

Setelah sibuk nyelesain skripsi, menghadapi sidang, fokusmu sangat terpaku sama akademik. Bagaimana dengan kesehatan? Tidak sedikit yang mengabaikan kesehatan, males olahraga, dan makan makanan sembarangan. Setelah lulus, coba challenge dirimu untuk melakukan beberapa olahraga. Bukan cuma semakin sehat, kamu juga bisa membentuk tubuh sesuai dengan yang kamu inginkan loh ❤

 

Setelah lulus, jangan mau jadi pengangguran. Kamu harus berkegiatan, bermafaat dan memanfaatkan waktu dengan bijaksana ya..

 

Cinunuk, awal September Ceria ❤

 

Advertisements

Apa yang kamu lakukan setelah lulus kuliah?

It’s been 20 days sience i graduated. Yaaayy!!! Alhamdulillah 🙂

college-graduation

20 hari yang rasanya berjalan lama sekaligus gak berasa. #loh

Saya nampar diri sendiri pake pertanyaan “what i’ve been do’in in this 20 days?”

Pertanyaan ini saya munculkan semata-mata pingin review dan merenung, menghisab diri sendiri sudah efektif kah saya menggunakan waktu yang tersedia ini.

 

Banyak pergolakan perasaan yang saya alamin. Di awal minggu ketiga, saya merasa sangat down sampai nangis tersedu sedan, karena merasa jadi manusia yang paling gak berguna. Sering banget melakukan kesalahan-kesalahan, melupakan pelajaran-pelajaran yang saya dapatkan, rasanya lelah dan jengah sama diri sendiri. Saya sering mendeklarasikan diri sendiri sebagai #longlifelearner, tapi saya nampar diri sendiri “ bukan gini caranya, cuy”. Berani berbuat salah, bukan berarti selalu berbuat salah, karena pada kenyataanya, melakukan kesalahan yang berulang kali itu sangat menyakitkan buat diri sendiri.  Kesalahan saya apa? Seputar saya dan diri saya sendiri, gak peka sama lingkungan, egois cuma mentingin diri sendiri, dan terlalu banyak berharap.

Berikut beberapa hal yang terjadi selama 20 hari ini :

20 hari ini saya kebanyakan tidur #ups

20 hari ini banyak project saya yang belum selesai (beresin buku-buku belum selesai dibaca, beresin project rajutan saya)

20 hari ini saya belum juga beresin revisi tambahan setelah sidang dari dosen (i’m sorry to Baba)

20 hari ini saya melakukan pekerjaan rumah (nyuci, nyapu, ngepel, nyuci piring, sedikit masak) >>  At least saya berguna di rumah :”

 

Itu beberapa hal kurang baiknya.Saya bersyukur punya patner yang selalu ngingetin

 “Jangan cuma hidup sekedar hidup, cuma jadi bagian dari sistem, apa bedanya saya sama perhiasan dunia”

 

Saya akhirnya sampai  kesimpulan kalau “saya kurang bersyukur”. Saya terus mencari tapi tidak berbuat apa-apa.

Padahal banyak hal yang bisa saya syukuri :

20 hari ini saya sudah jadi Sarjana Biologi. Saya bisa menyelesaikan studi saya. Ini salah satu hal yang membuat orang tua saya tenang, dan saya gak perlu ngerepotin mereka dengan harus bayar SPP lagi 2 juta.I’m done!!

20 hari ini saya terus mencari peluang. Apply ke 3 perusahaan (dan yang satu menolak saya) mhihihi. Cari ide dan persiapan buat bisnis saya, dan terus mencari gimana caranya buat menghasilkan uang dari apa yang saya suka dan saya bisa terutama lewat internet.

20 hari ini saya akhirnya punya program memperbaiki postur tubuh saya yang agak bungkuk dan cara jalan saya. Saya excercise tiap pagi dan juga banyakin jalan, karena jalan saya agak kurang cewek gitu deh #bukaaib. Saya pingin lebih cewek lagi setelah lulus ini. Yassss!! #aftergraduatedgoal

 

Sementara itu hal-hal yang belum selesai adalah…

  • Nulis dan konsisten. Dua kata yang saling berhubungan. Saya hobi nulis, tapi dari jaman jebod belum juga bisa menghukum diri saya atas inkonsistensi dalam menulis yang sering kalah sama mood.. ksyeell :#
  • Optimalin apa yang saya bisa. Udah lama banget saya gak nulis, udah lama banget saya gak nyanyi, lamaaaa banget, hampir dua bulan mungkin. Kalau hidup tanpa passion itu rasanya, kering. Kayak orang yang gak bisa apa-apa. Akhirnya, hari ini bisa menghirup udara segar dengan nulis lagi walaupun random, but i’m very happy.
  • Break the rule. Melakukan hal-hal di luar comfort zone saya, menantang diri saya sendiri.

Selama ini saya sadar saya terlalu takut, takut sama masa depan. Tapi akhirnya saya sadar, bukan masa depan yang seharusnya saya khawatirkan, ada hal penting lain yang harus saya lakukan. Harusnya saya sibuk melakukan banyak hal yang saya sukai, yang bermanfaat. Karena hal tersebut akan bermanfaat buat saya di kedepannya. Hal-hal kecil yang saya lakukan terus menerus, pasti akan berbuah manis buat saya.

So, keep positive and practice practice !! Bismillah 🙂

#longlufeleaner #motivationformaself #randomnight #fyuhhh #legaaa

 

Batu di Nasi

Ini cerita tentang saya sama si doi. Dia orangnya sangat detail, he’s a perfectionist man i ever met. Sangat perhatian sama hal-hal kecil, kritis dengan perubahan sedikit saja. Hal ini bisa positif bisa jadi negatif, tergantung kondisi dan momennya.

Lucunya, setiap kita makan bareng (especially nasi warteg), dia selalu nemu batu diantara nasinya, selalu. Sementara saya sangat-sangat jarang nemuin batu di makanan saya, padahal kita beli di warung yang sama, makan dari magicom yang sama, sumber yang sama. Tapi saya sering bertanya-tanya kenapa dia selalu nemuin batu, sementara saya enggak?

Hal ini saya korelasikan dengan pepatah.

“Tuhan tidak akan memberi beban yang tidak bisa dipikul oleh makhluknya”

Saya orangnya gak seperfect doi, kadang merasa cenderung cuek dan sering ditegur karen gak peka sama lingkungan sekitar. Si doi yang detail, dikasih kemampuan untuk melihat dengan jeli batu-batu yang ada. Kalau batunya kegigit, dia bisa ngomel-ngomel terus gamau beli makanan di tempat itu lagi, kan repot.

Sementara saya, karena kejelian mata saya kurang jadi Allah kasih nasi yang bersih buat saya. God has been save my life, thanks God! Kasian kan, kalau saya tiba tiba lagi asik ngunyah terus bunyi krekes krekes, ngunyah batu, atau lebih parah lagi batunya nyelap alias nyangkut di geraham yang bolong. *cediihh

Akhirnya, yang bisa saya simpulkan adalah Tuhan Maha Tahu, yang terbaik bagi kita. Suatu masalah yang datang pada kita, artinya Tuhan bilang kita sanggup menanggungnya. Dan, Cuma ada satu orang yang bisa mengubah diri kita, DIRI KITA SENDIRI. #asheek

Jadi kalau saya berubah jadi orang yang lebih detail, saya bakal nemuin berapa batu ya di piring nasi saya hmmmmmmenarique 🙂

 

Kata-kata Penyemangat

tumblr_nvp9yzHVxV1slsz7no1_500

Mereka mulai menemukan jalannya. Ini Cuma masalah waktu.

Senang rasanya bisa jadi tempat cerita, jadi telinga yang nyaman buat orang-orang terdekat. Bisa menenangkan jadi salah satu hal yang efeknya timbal balik. Ada kepuasan tersendiri jadi orang yang dipercaya.

Setiap jiwa punya jalannya masing-masing, diberi tantangan tersendiri. Senang bisa belajar dari cerita mereka, bisa diam-diam mengambil hikmah dari apa yang mereka hadapi.

Sahabatku… mereka terus berjalan, mengikuti cita-cita mereka dan terus berdoa. Mereka mulai menemukan jalannya perlahan, walau belum sempurna namun jalan itu semakin terang di depan. Akhirnya, aku sebagai telinga mereka merasa sangat bersyukur. Mungkin apa yang mereka alami sebelumnya baru ku alami kini, dalam versi yang berbeda tapi tetap pada garis yang sama “menghadapi tantangan hidup”.

Bukan hal yang mudah untuk mengambil keputusan besar dalam hidup. Butuh keberanian dan kekuatan. Tapi dibalik segala hal yang terjadi mungkin harus diawali dengan kesedihan, emosi, kemarahan, ketakutan, kegelisahan, selalu ada cahaya. Selalu saja. Insya Allah akhirnya indah.

Selalu ada keindahan di tiap waktunya, karena itulah janji Allah.

Nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan”- Alhamdulillah..

Terima kasih buat teman-temanku yang tengah berbahagia. Bagaimana keadaanku kini, aku yakin bukan itu yang harus dipikirkan tapi bagaimana hari-hariku ke depan yang lebih cerah dan terarah.

Terima kasih…. rasanya rindu sekali kata ini :”)

Keep strong. Selalu mulai dari niat yang tulus dan baik, berpegang pada yang Maha Kuat.

Minta petunjuk pada yang Maha Pemberi Petunjuk 🙂

Jatinangor, 28 Juli 2016

Tips Bikin Kue Lebaran Enak

Salah satu kegiatan favorit bulan Ramadhan adalah bikin kue.

Aku sama mama sering banget banding-bandingin kue bikinan sendiri sama yang dijual di swalayan. Mama sering bilang kue di swalayan cuma itu-gitu aja, standar dll (maklum udah master hihi).Aku sering bilang ke mama, kue kita mah kalau dijual pasti mahal, bisa 100rb lebih kali ma ckck, terus habis itu ketawa-ketawa songong itu.

Kue lebaran yang gak boleh terlewat tiap tahunnya ada kastangle, chocolate cookies, nastar sama putri salju (banyak banget buuu), tambahannya kita tahun ini bikin kue isi wafer Selamat. Sayangnya karena baru pertama kali bikin wafernya agak melempem jadinya, kita sampai sekarang belum nemu masalahnya dimana apakah adonannya ketebelan jadi wafernya basah, atau pas masukin tepungnya. Butuh beberapa kali bikin supaya dapet hasil yang enak.

Kalau resep sebenernya sama aja kayak di blog-blog lain atau di buku resep, tapi aku bakal ngasih tau gimana beberapa tips biar kuenya enak langsung dari The mastaah (May momzy.

  1. Saat menguleni adonan, cukup jari-jari kamu yang bermain, jangan telapak tangan ikut ikutan juga. Aku gatau jelas kenapa alasannya, tapi mama selalu ajarinnya gini. Analisisku mungkin suhu dan tekanan bagian tangan beda-beda dan kalau jari kan tekanannya gak terlalu tinggi jadi gak bikin adonan keras(sotoy tea ckck)
  2. Stricth sama resep. Kalau resepnya itu ya ikutin segitu. Karena setiap resep sudah ada perhitungannya sendiri biar pas.
  3. Keju-keju everywhere. Setiap adonan rata-rata ditambahin keju kecuali chocolate cookies
  4. Kasih essens vanila atau almond di adonan biar kuenya harum
  5. Nah, kunci kue biar enak itu pak susu bubuk. Kalau aku biasanya yang Dancow full cream. Diajamin kuenya pasti enaaak..
  6. Ukurannya jangan terlalu besar karena dia kan bakal gambang setelah di baked. Kalau kuenya kecil nanti pas sudah mateng ukurannnya jadi pas sekali lahap :

Ini beberapa kenampakan kue lebaranku hihi (maafin bikin ngilerrr):)

 

Semangat bikin kuenya… semangat hari-hari akhir Ramadhan, semoga bisa dimanfaatkan sebaik mungkin dan bertemu Ramadhan tahun depan aamiin ❤ Happy fasting{}

DIY Gelang

Ceritanya beres-beres My favorite Spot ( pojok kesayangan di bawah tangga karena meja belajar ga ada di dalam kamar). Mulai dari beres-beresin buku, sampai menata ulang beberapa pajangan yang sudah ga beraturan. Kemudian, ketemu lah kotak isinya koleksi gelangku dari zaman SMA. Jadi dari dulu aku seneng banget pak gelang, kalau ke mana-mana selalu nyari oleh-olehnya gelang. Sekarang ludah lebih simpel, rasanya gagak ribet aja kalau pak gelang banyak-banyak sekaligus jadi lebih prefer pak jam tangan aja, lebih fungsional. Karena lama disimpan dalam kotak alhasil jadi lengket-lengket berdebu ga kurus. Lalu mikir gimana caranya biar tetap terawat dan keliatan bagus. I’ve got an Idea… taraaaammm!!!

Ternyata di kulkas ada botol minuman soda warna ijo yang kecil, lupa berapa mili. Mulailah DIY ala-ala cami. Botolnya dicuci sampai bersih , terus dikeringkan. Nah, si gelang-gelang uculnya ditata deh di botol, jadinya botol full ketutup gelang.  Jadinya kaya ini :

DSC_0918

DSC_0911

Bahagianya, gelang-gelang bisa lebih tahan lama karena kena udara sekaligus jadi pajangan antik yang menghiasi pot kesayangan J Sedikit curhat, sekarang kalau lagi galau sering-sering bikin DIY sama ngeblog, jadi galaunya bermanfaat maklum sedang mengalami gejolak manusia dewasa awal* curhat.

Semoga bermanfaat 🙂

Belanja Baju Wanita di Bandung (My Version)

Bandung tersohor dengan wisata belanja, surganya FO, sangat lengkap dalam memenuhi kebutuhan fashion wanita masa kini, kiblatnya fashion di Indonesia sampai dapat julukan Paris Van Java. Sangat setuju dengan julukan tersebut. Menurutku, yang membedakan seseorang memperhatikan fashion atau tidak, paling sederhananya bisa dilihat dari pemilihan warna baju. Aku yang lahir dan besar di Bandung sangat memperhatikan bagaimana orang Bandung berpakaian sehari-hari terutama kaum wanita ya. Mayoritas mereka punya selera baik dalam pemilihan warna. Celana hitam bajunya putih tulang, kerudungnya cokelat. Rok biru dongker bajunya biru langit, kerudung biru dongker juga. Senada. Itu berlaku di semua kalangan dari yang keluar dari mobil sampai wanita yang berkeliaran di pasar segala usia.

Di Bandung tempat belanja banyak, tergantung selera dan budget tentunya. Kalau mau yang murah dan banyak pilihan bisa ke Pasar baru, atau Kings pokoknya di sekitar Alun-alun Bandung. Mau yang High Class larinya ke Mall ada PVJ, Ciwalk, BIP. Kalau mau cari baju-baju bekas bisa ke Pasar Gede Bage biasanya disebut Cimol.

Aku punya beberapa rekomendasi tempat yang biasanya kita datangi, khususnya yang aku dan mamaku sering datangi.

  1. Griya Grand Cinunuk

Mulai dari makanan sampai pakaian aku sekeluarga langsung lari ke sini. Semuanya lengkap dan yang paling penting adalah kenyamanan. Griya punya penataan produk yang apik dan rapih banget. Sepertinya dari penyusunan ukuran sampai warna jadi bahan pertimbangan. Alhasil sumpah nyaman banget lama-lama di sini, gak bikin pusing padahal ukurannya gak terlalu luas. Palingan pusingnya kalau lagi rame aja seperti bulan puasa dan nanti nih H-sekian lebaran. Mama sampai jadi member di griya dan jatohnya untung banget, sering dapet diskon. Untuk harga pakaian sebenernya kalau di griya lumayan tinggi arena banyak brand terkenal macem Logo, Geela, Elips, Dust, dan Corniche . Kisaran harganya untuk baju wanita antara 200-400 rb an. Tapi baju yang dibawah 100 rb -an sebenernya juga banyak pilihan, tergantung selera dan kebutuhan kita.

 

  1. Borma Cipadung

Kalau ada acara mendadak dan gak punya baju yang pas, Borma sering jadi alternatif tempat belanja. Kalau boleh bandingkan penataannya masih lebih oke Griya, tapi untuk kelengkapan dan keluasan tempat sebenernya Borma lebih luas. Di sini kita bisa menemukan baju-baju wanita bukan dari Brand ternama tapi modelnya lucu dan harganya sangat bersahabat, dari 150 rb ke bawah. Dengan harga dibawah 100 rb kita bisa dapat baju yang modelnya gak umum, warnanya bagus,dan kainnya nyaman.

 

  1. Balubur Town Square (BALTOS)

Akhir-akhir ini aku sama mama sering juga ke sini. Di Baltos tersedia banyak outlet buat hijabers-hijabers kekinian, pokoknya bajunya sangat mengikuti tren saat ini. Harganya kalau menurutku cukup tinggi, dari 200-400an buat baju-baju hijabers yang panjang hampir selutut (cocok buat kalian yang tinggi, kalau yang mungil kaya aku malah kelelep ini). Selain itu, kalau yang mau cari outfit buat kondangan atau wisuda, nah di sini tersedia lengkap mulai dari yang sudah jadi sampai yang masih bahan dengan beragam jenis, warna dan harga. Pilihan batiknya di sini cukup banyak, tapi kalau harga sebenarnya standar tergantung dari jenis kainnya, sama aja kayak di pasar baru.

 

  1. Paberik Badjoe

Sebenarnya aku mau merekomendasikan ini tempat. Tempatnya ada di jalan By Pass alias Soekarno Hatta, kalau dari arah Cibiru setelah sampai perempatan yang ada Carefournya maju lagi dikit  ada di sebelah kanan, seberang RM. Sederhana. Jadi kita harus muternya di perempatan depannya lagi. Jumat kemarin baru ke sana dan surprise banget karena tempatnya pindah ke sebelah kirinya, dengan penggantian konsep yang super duper lucu.

DSC_0905

 

Jadi si Paberik Badjoe ini sedang rekonsep jadi ala-ala jadul itu. Saat liat look depannya, mengingatkan bioskop-bioskop jaman dulu kayak di film Hollywood. Tampak depannya pakai bata exspose kayak di bawah cerobong asapnya film kartun. Sampingnya agak industrialis paduan putih dan hijau. Nah, ornamen lucunya adalah ada jam gede dengan angka romawi di bagian depannya. Suasananya jadi sangat beda dari konsep lamanya. Renovasinya belum selesai, belanja di lantai duanya aja masih ada mamang-mamang yang masangin kabel, bunyi tok tok tok sana sini, tapi pengunjungnya sudah ramai. Paberik Badjoe sudah ada sejak lama, dulu inget banget waktu masih kelas 4 SD pernah belanja disana sama keluarga. Beli kemeja kotak-kotak merknya Wrangler. Gak nyangka masih bertahan sampai sekarang padahal dulu sepi banget, dan barangnya kelihatan kayak barang bekas dan gak rapi.

Jadi pabrik baju ini isinya pakaian-pakaian branded dengan harga miring. Kisarannya beragam mulai dari baju yang 20 rb-an sampai 250 rb. Hal yang sering bikin kalap di sini adalah kalau ngeliat jas-jas yang bagus pricetag lamanya masih ada dengan harga 500 rb, dan dijual cuma 250 rb, keren kan :””. Hal-hal kaya gini nih yang suka bikin kalap. Nah, kenapa harganya murah karena ini barang-barang kayak sisa impor gitu, dan biasanya di tiap baju ada penjelasan dia cacatnya dimana, dan kadang malah kalau kita pinter milih gak ada cacat sama sekali. Kalau aku sih belanja di sini sangat terpuaskan mulai dari modelnya yang gak pasaran, warnanya juga lembut dan gak norak, bahannya nyaman. Terlebih lagi dengan harga segitu bisa dapat barang dengan kualitas yang kalau beli di mal-mal mungkin harganya sampai lebih dari 2x lipatnya.

 

Nah tempat-tempat di atas yang sering aku kunjungi kalau nyari baju di deket-deket rumahku aja. Mungkin kalian bisa coba ke sana, siapa tahu selera kita sama. Buatku sebenarnya ada beberapa hal yang jadi pertimbangan saat beli baju pertama liat modelnya, lalu warnanya cocok atau gak dengan kulitku. Kemudian bahannya sejuk dan gak tembus pandang (ini penting karena aku berhijab), dan yang ke empat harganya sesuai dengan kualitas gak. Kalau kelihatannya biasa aja tapi harganya mahal udah pasti no hhi, kalau lumayan bagus tapi harganya mahal mikir berulang kali, yang bahagia kalau modelnya lucu kena di hati dan harganya bersahabat. Nah, jadi keliatan kan yang sebenernya paling penting buat cewek kalau belanja itu apa ?  🙂

 

Happy trying 🙂

Alpukat untuk Rahimmu

alpukat-dan-rahim

 

Saat haid beberapa wanita akan merasa nyeri di bagian perut, ada yang nyeri-nyeri biasa, ada yang sampai tak tertahankan bikin pingin guling-guling.

Sudah dua hari, perut ini sakit sekali. Cek kalender sudah hari ke 28, datang bulan saya biasanya sekitar hari ke-30 sampai 32, tapi sakitnya sering beberapa hari sebelumnya. Kalau biasanya sakit perut saya paling cuma nyeri-nyeri aja, tapi yang kali ini sampai bikin perut saya keram, ngerjain ini itu jadi gak enak. Kalau sudah begini banyak cara yang bisa dilakukan.

Beberapa orang banyak minum obat pereda nyeri haid untuk mengatasinya. Saya sejak awal gak pernah membiasakan diri banyak minum obat-obatan walaupun katanya dari rempah, herbal dan semacamnya tetap saja ada pengawetnya. So, kalau sudah begini saya biasanya beralih ke alpukat. Buah pulen satu ini kalau buat saya ampuh meredakan nyeri dan melancarkan haid. Buah yang bentuknya seperti rahim ini dipercaya dapat menjaga kesehatan rahim wanita. Konsumsinya banyak pilihan mulai dari dimakan langsung, dijus atau yang paling saya suka pakai gula merah. Yum :3

Dalam buah alpukat terkandung vitamin A, B, C, dan E serta β-karoten dalam jumlah yang tinggi, bahkan kandungan potassiumnya lebih tinggi daripada pisang (Bergh, 1992; Ozdemir and Topuz, 2004). Vitamin B 16 dalam alpukat ini yang dapat mengatasi nyeri haid. Selain itu, kadar zat besinya yang tinggi membantu regenerasi darah dan mencegah anemia. Jadi setelah peluruhan endometrium yang notabene mengeluarkan banyak darah, langsung diregenerasi sama si alpukat ini. Amazing!

Alpukat yang paling enak itu ada namanya alpukat mentega. Bukan cuma durian mentega, peyeum mentega aja ternyata alpukat juga ada yang mentega. Mama saya belinya di Garut, dan asli dari sana. Buahnya cukup besar, dibiarkan lama dagingnya gak cepet jadi hitam kayak alpukat biasa. Jadi warnanya semateng apapun selalu kuning cerah, kaya mentega.

Itu rekomendasi saya, semoga bisa beralih ke yang lebih alami ya untuk atasi penyakit di tubuh kita. Stay Health !!

 

Bergh, B. D., 1992, The Avocado and Human Nutrition. 11. Avocados and Your
Heart. Proc of Second World Avocado Congress pp.37-47.

Berbagi

sharing

Sebagai salah satu anak muda yang ikut perkembangan media sosial (cieee;), merasa sangat terbantu dengan kehadiran instagram. Sering sekali menemukan orang-orang yang hebat dan menginspirasi. Mulai dari Beauty blogger, penulis, artis , atlet, koki, sangat-sangat menginspirasi.

Kemarin nemu salah satu blogger, di bio instagramnya tertulis

 “1995/ a happy wife”

Langsung tercengan dan salut. Penasaran, aku stalking– in gimana perjalanan hidupnya, gimana ceritanya sama suaminya ini, apa aja hobi mereka. Penulis menurutku orang yang sangat terbuka dan sangat mudah dilihat kepribadiannya, terutama penulis yang gemar nulis pengalaman dan pemikiran pribadi, salah satunya ya diri ini.

She has really interesting Life. Sejak SMK ludah mandiri jauh dari orang tua, setelah itu kerja. Membuat satu keputusan besar untuk hidupnya  di usia 18 tahun dengan balik ke kampung halaman, berbisnis kemudian lanjut kuliah. Di umur yang sama denganku sudah banyak banget pencapaian yang dia lakukan dari bikin bisnis sendiri, berani untuk nikah muda dengan jalan yang diridhai Allah. Masya Allah. Beneran deh, She was really mature

Mandiri dan berani ambil keputusan.

Sama sepertiku yang di usia segini sudah malu minta uang terus sama orang tua, rasanya sudah saatnya punya penghasilan sendiri. Semoga diberikan ketetapan hati dan keberanian ya, untuk menentukan pilihan-pilihan hidup yang terbaik sesuai jalan-Nya, petunjuk-Nya aamiin.

Sangat bersyukur bisa dikasih liat sama Allah orang-orang yang hebat, biar jadi motivasi buat diri ini juga bisa bikin inovasi. Jalan orang tentu beda-beda, tapi nge-share cerita kita bisa jadi salah satu jalan perantara dari Allah buat mempermudah jalan orang lain, jadi harus terus semangat berbagi cerita dan pengalaman. Alhamdulillah, terima kasih mbaknya sudah berbagi, dan akag teteh di luar sana jangan pernah berhenti berbagi, mengajak kebaikan. Istiqamah !!

 

Bismillah 🙂